Latest News

Showing posts with label Sakramen Gereja. Show all posts
Showing posts with label Sakramen Gereja. Show all posts

Friday, July 13, 2012

Gambar dalam KKGK - 7 Sakramen Gereja


7 Sakramen Gereja katolik:
-Pembaptisan
-penguatan
-Ekaristi
-Tobat
-Pengurapan orang sakit
-Tahbisan
-Perkawinan

Sakramen Gereja merupakan buah kurban penebusan Yesus di Salib. Tiga lukisan disamping menggambarkan sebuah Gereja tempat ke tujuh sakramen tersebut di rayakan. Di tengah, tampak menonjol sebuah Salib yang ditinggikan. Di kaki salib ada Maria yang berduka, ditopang oleh Yohanes dan perempuan saleh. Di belakang seorang Imam yang mengurbankan Ekaristi, mengangkat Hosti Kudus setelah konsekrasi, untuk menunjukkan bahwa kurban salib di aktualisasikan kembali dalam perayaan ekaristi dalam roti dan anggur.

Pada gambar sebelah kiri ditunjukkan salah satu sisi kapel, dilukiskan sakramen pembaptisan, penguatan yang di berikan oleh Uskup, dan tobat. Sedangkan yang disebelah kanan, dilukiskan sakramen Tahbisan yang diberikan kepada calon Imam, Sakramen Perkawinan dan Sakramen Pengurapan orang sakit.

Gambar dalam KKGK - Tata Keselamatan Sakramental

Chapel of the "Mother of the Redeemer", Mosaic on the Wall of the Incarnation, Vatican City.

Kurban salib merupakan sumber tata keselamatan Sakramental Gereja. Dalam lukisan ini, Maria simbol Gereja, mengumpulkan dalam tangan kirinya darah dan air yang mengalir dari luka lambung Kristus yang merupakan simbol Sakramen-Sakramen Gereja.


"Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Dia sudah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang prajurit menikam lambung-Nya dengan tombak dan segera mengalir keluar darah dan air" (Yoh 19:33-34).

Santo Agustinus memberikan komentar berikut :


Kristus Tuhan kita, yang dalam penderitaan-Nya memberikan kepada kita apa yang Dia ambil dari kita ketika Dia dilahirkan, dan yang dalam kekekalan telah menjadi yang paling agung di antara para imam, memberikan perintah agar kurban yang kamu lihat ini, yaitu tubuh dan darah, dipersembahkan. Sungguh, tubuh-Nya yang ditikam dengan tombak, mengalirkan air dan darah, dengan itu Dia mengampuni dosa-dosa kita. Dengan mengingat rahmat ini dan melaksanakan keselamatan padamu (yang kemudian Allah bekerja dalam dirimu), mendekatlah dan ambillah bagian dari altar ini dengan takut dan gemetar. Lihatlah dalam Roti ini, Tubuh yang tergantung di salib, dan dalam Cawan ini, Darah yang mengalir dari lambung- Nya. Bahkan, kurban-kurban kuno Umat Allah telah lebih dulu menggambarkan kurban unik ini dalam berbagai cara. Kristus sekaligus domba karena ketulusan dan kemurnian jiwa Nya dan kambing karena dalam daging yang sama dengan daging yang berdosa. Berbagai macam kurban lain yang ada dalam Perjanjian Lama menunjuk kepada kurban ini yang diungkapkan dalam Perjanjian Baru.

Jadi, ambil dan makanlah tubuh Kristus karena sekarang kamu menjadi anggota Kristus di dalam tubuh-Nya. Ambil dan minumlah darah Kristus. Agar tidak terpisah, makanlah apa yang mempersatukan kamu. Agar tidak menganggap rendah dirimu, minumlah apa yang menjadi harga pribadimu. Sebagaimana makanan ini diubah menjadi dirimu jika kamu memakan dan meminumnya, demikian pula kamu diubah menjadi tubuh Kristus jika kamu hidup dalam ketaatan dan bakti kepada-Nya. Ketika penderitaan-Nya sudah dekat, Dia merayakan Perjamuan Paskah bersama murid-murid-Nya. Diambilnya roti, diberkati- Nya sambil berkata: Inilah Tubuh-Ku yang akan diserahkan bagimu. Demikian pula sesudah memberkati, Dia memberikan piala sambil berkata: Inilah darah perjanjian baru yang akan ditumpahkan bagi semua demi pengampunan dosa. Ini sudah kamu baca dan dengar di dalam Injil, tetapi kamu tidak tahu bahwa Ekaristi ini adalah sungguh-sungguh Sang Putra.Sekarang, dengan hati yang dimurnikan dalam suara hati yang tanpa noda dan dengan tubuhmu yang dimandikan dengan air yang bersih, pandanglah Dia dan kamu akan bersinar dalam kegembiraan dan wajahmu tidak akan merah karena malu� (Khotbah, 228B).

Recent Post